Dapatkan saran bisnis berdasarkan riset dan simulasi pelanggan.
Without data, you’re just another person with an opinion.
— Prof W Edwards Deming, Ekonom dan Konsultan Manajemen
Lens mencari riset mengenai ilmu perilaku, lalu menerjemahkannya menjadi langkah praktis untuk bisnis — lengkap dengan sumbernya.
Contoh: “Bagaimana cara meningkatkan penjualan toko saya?”
(Ilustrasi Tampilan)
Ceritakan pertanyaan dan target pelanggan Anda. Lens membuat simulasi pelanggan dengan AI, mengumpulkan jawaban mereka, dan merangkum hasilnya.
Contoh: “Bagaimana tanggapan pelanggan terhadap harga baru?”
(Ilustrasi Tampilan)
Saran bisnis didukung ilmu perilaku dan riset pasar.
Ceritakan masalah bisnis dengan bahasa sehari-hari.
Ide dan langkah praktis dalam hitungan menit.

Setiap bisnis menghadapi tantangan, tapi tidak semua bisnis memiliki akses ke riset yang dapat membantu mereka. Lens menggabungkan ilmu perilaku dan teknologi AI untuk membantu pelaku usaha mengambil keputusan berbasis riset dengan lebih percaya diri.
Lens dikembangkan oleh Assoc Prof Felix Septianto (University of Queensland) dan Prof Billy Sung (Curtin University), yang kemudian berkolaborasi dengan Assoc Prof Widya Paramita (Universitas Gadjah Mada). Dengan keahlian di bidang bisnis dan psikologi konsumen, ketiganya memiliki visi yang sama: pengetahuan berbasis riset seharusnya dapat diakses oleh semua bisnis di Indonesia, bukan hanya perusahaan besar.
Lens membantu saya menemukan langkah pertama saat penjualan sepi.
Lens membuat saya berani menguji harga baru.
Saran yang disertai sumber riset membuat saya lebih yakin mencoba.
Daftar dalam hitungan menit, lalu mulai tanyakan masalah bisnis.